Mengenal Lebih Dekat Pesantren Penghafal Quran Nahwa Nur

Mengenal Lebih Dekat Pesantren Penghafal Quran Nahwa Nur

Bahagianya bisa melihat anak anak santri Pesantren Penghafal Quran Nahwa Nur dari Ketika masuk pesantren masih unyu -unyu dan sekarang sudah ada yang menjadi guru, kuliah dan juga menjadi seorang Huffadz 30 Juz. Terima kasih para donatur yang sedari awal membersamai para santri hingga saat ini. PPQ Nahwa Nur adalah sekolah berasrama gratis untuk Yatim dan dhuafa, dari tingkat SMP hingga SMA. PPQ Nahwa Nur berdiri tahun 2013, saat ini Alhamdulillah sudah mencetak 27 Huffadz 30 Juz.

Lokasi pesantren terletak diKampung Caglak RT4 RW 7, Desa Sukmajaya, sebuah desa Di Cimanggis, Kec. Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat.

Visi, Misi dan Program

Program ini dikhususkan untuk anak-anak yatim dan dhuafa, pada tahun pertama anak difokuskan untuk mengasah kemampuan menghafal Al-Quran secara komprehensip. Hal ini dilakukan untuk melatih daya ingat anak, sehingga secara tidak langsung dalam kurun waktu satu tahun anak telah mampu membentuk budaya menghafal pada alam bawah sadar mereka yang lambat laun akan terbentuk budaya tahfidzul Quran. Sedangkan pada tahun kedua sampai keempat, anak mulai mengikuti pendidikan formal dengan tidak mengesampingkan tujuan utama pondok yaitu tahfidzul Quran.

 

Dasar Pertimbangan

  • Kurang meratanya sarana pendidikan bagi kalangan bawah (yatim dan dhuafa) yang sejatinya adalah hak setiap umat
  • Semakin banyaknya respon masyarakat terhadap upaya mencetak generasi yang berguna bagi agama, masyarakat, dan negara khususnya para penghafal Al-Qur?an
  • Kesadaran masyarakat dalam penyaluran sedekah yang tepat dan akurat, yakni menciptakan sarana pendidikan bagi yatim dan dhuafa untuk menjadi generasi qurani
  • Masyarakat membutuhkan adanya lembaga penghafal Al-Quran yang berakhlak qurani

Visi

“Membina anak yatim dan dhuafa menjadi generasi Qurani yang mandiri”

 

Misi

  1. Memberikan pengasuhan , pendidikan, dan pembinaan kepada anak yatim dan dhuafa.
  2. Menumbuhkan kesadaran umat/masyarakat tentang pentingnya penanganan anak yatim dan dhu?afa.
  3. Mengangkat harkat dan derajat anak yatim dan dhu?afa melalui pengasuhan, pendidikan dan pembinaan yang terpadu sehingga mendapatkan kehidupan yang layak.
  4. Menumbuhkan rasa bangga pada anak yatim dan dhuafa bahwa agama Islam memuliakan mereka dan rahmat bagi semesta alam.

 

Fasilitas Pendidikan

  • Para ustad dan tenaga pengajar berasal dari perguruan tinggi dalam dan luar negeri.
  • Makan 3 kali
  • Ruang Kelas
  • Masjid
  • Perpustakaan
  • Kegiatan Ekstrakurikuler
  • UKS
  • Warung Pondok

Sarana-sarana pendukung lainnya

Sarana dan Prasarana

  1. Lokal Asrama

Sarana yang sudah ada saat ini adalah 5 lokal asrama sebagai tempat tinggal santri untuk beristirahat bahkan terkadang digunakan juga untuk belajar. Satu local asrama tersebut dihuni oleh 6 sampai 18 orang santri, dengan pemanfaatan yang multiguna dan dibagi sedemikian rupa untuk beristirahat dengan nyaman.

 

2. Masjid

Sebagai pusat kegiatan dan peribadatan, keberadaan masjid sangat vital. Keberadaan Masjid Baitur Rahman (Al Rahman) digunakan oleh para santri sebagai tempat untuk membina dan menempa diri dengan berbagai ilmu pengetahuan. Diantaranya digunakan sebagai kelas untuk belajar kurikulum sekolah (DIKNAS) serta pembinaan mental, akhlaq dan spiritual melalui kurikulum pesantren (aqidah, ahklaq, fiqih, hadits, ‘ulumul qur’an, tahfidzul qur’an dan tarbiyah).

Namun kami sangat menyadari, diluar sana masih banyak anak-anak yang kurang beruntung baik yatim maupun dhu’afa. Mereka juga perlu sentuhan tangan kasih kita semua untuk mendapatkan kesempatan belajar yang baik, kesempatan untuk memperbaiki masa depan, mampu hidup mandiri dengan penuh karya dan mengajarkan kepada adik-adiknya, rekan-rekannya untuk mengelola keterbatasan menjadi peluang prestasi dan amal sholeh yang membanggakan. Oleh karena itu, sarana dan prasarana yang memadai, layak dan nyaman sangat kami perlukan untuk mereka, sebagai wujud syukur kita kepada Tuhan Yang Pengasih lagi maha Penyayang.

 

3.Saung Belajar

Saung untuk belajar santri, karena keterbatasan yang ada kami masih menggunakan saung untuk belajar santri. Terbagi menjadi beberapa kelas dari kelas 1 sampai kelas enam.

PPQ Nahwa Nur saat ini fokus pada pengelolaan santri yatim dan dhuafa mulai jenjang  SMP sampai dengan  SMA. Dengan pola mensinergikan pendidikan kurikulum Diknas, kurikulum kepesantrenan, Tahfidz Al-Quran 30 juz dan pendidikan karakter yang bercita-cita menjadikan para santri menjadi pribadi yang unggul dan multi talenta.

Di PPQ Nahwa Nur Santri mendapatkan pengajaran Diknas Melalui sekolah terbuka tingkat SMP dan SMA, kurikulum pesantren dan juga kurikulum tahfidz 30 juz.

Alumni PPQ Nahwa Nur, ada beberpa yang sudah mengabdi menjadi guru Tahsin dan Tahfidz di SDIT dan ada juga yang melanjutkan jenjang Pendidikan Tinggi. Seperti Muhammad Ridwan alumni pertama PPQ saat ini berkuliah dengan program beasiswa di LIPIA Jakarta. Ada Juga Muhammad Ayash yang saat ini mengabdi menjadi guru Tahsin di SDIT Nahwa Nur.

Santri PPQ berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, Purbalingga Jawa tengah ,  terbesar masih diarea Jabodetabek. Tiap tahun kami menerima santri baru melalui seleksi administrative dan juga seleksi bacaan dan hafalan Al Qurannya.

Yuk Kenalan dengan santri

Namanya  MUHAMMAD FIKRI RIJAL.

Ketika foto ini diambil, dia baru masuk ke PESANTREN PENGHAFAL QURAN NAHWA NUR  dan baru memulai hafalan Qur’annya dari awal. Fikri rijal lahir di Bekasi 08 Desember 2003.

Alhamdulillah… Bulan februari 2019,  yang lalu dia sudah bisa menyelesaikan hafalan Quran sebanyak 30 juz. Muhammad FIKRI RIJAL termasuk santri yang cukup cepat dalam menghafal ayat-ayat Al-Qur’an.

Setelah lulus dari PPQ Nahwa Nur, FIKRI RIJAL ingin melanjutkan sekolahnya ke luar negeri begitu ucapnya dan keinginannya mantap, semoga Allah SWT mudahkan ya.

Kami ucapkan Terimakasih kepada semua donatur yang telah membersamai para santri  mengejar cita citanya menjadi para penghafal Qur’an.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *